Pernah ke ondangan?
Liat ada satu-dua manusia 'ngekor' di belakang pengantin kayak orang susah ngebenerin gaun pengantin yang panjang plus ribet dan punya potensi besar untuk ngebuat si pengantin (terutama yang perempuan) keserimpet (baca: tersandung). Sekilas, peran manusia-manusia di belakang pengantin itu memang terkesan kurang penting karena cuma jadi pajangan (baca: ada atau tidak,, GAPAPA). Namun, ternyata jadi bride's mate, istilah keren dari pendamping pengantin itu tidak semudah kelihatannya. Atau lebih tepatnya,, RIBET BANGET! Percaya deh. . .
kalau anak-anak di depan (a.k.a pengapit) yang jadi bride meces (ceres) gk perlu pusing-pusing mikir karena cuma kebagian tampil tebar senyum dan sesekali lempar kertas warna-warni or whatever you want to call it, tugas para pedamping pengantin itu gk se-simple para pengapit kecil di depan. Sebagai orang yang baru aja ngalamin (yup, bu ja td siang), jadi pendamping pengantin tu susahhhh... Bukan cuma jadi pendamping atau pajangan,, tapi jadi pembantu sahari (baca: satu hari). Gerak-gerik mereka juga gk bener-bener bebas karena sangat terikat oleh acara dan 'pekerjaan' mereka itu. Jadi salah satu pusat perhatian tentunya bkin para manusia itu HARUS jaim... Selain itu, mereka juga mungkin banget ketularan 'virus grogi' dari pengantin yang beberapa menit lagi akan menempuh hidup yang baru. .
cape banget kan? jd tolong,, jangan pernah meremehkan para bride's mate itu: )
I ♥ YOU,
Jessy , 19:49.